Senin, 06 Mei 2013

Manusia dan Pandangan Hidup


 Pandangan hidup ialah pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup di Dunia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya.
Dapat diklasifikasikan berdasarkan asalnya yaitu :
  • Pandangan hidup yang berasal dari Agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya.
  • Pandangan hidup yang berupa Ideologi yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada negara tersebut.
  • Pandangan hidup renungan yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya.  
Pandangan hidup pada dasarnya mempunyai unsur-unsur yaitu :

  1. Cita-Cita ialah apa yang diinginkan yang mungkin dapat dicapai dengan usaha atau perjuangan. dengan demikian cita-cita merupakan pandangan Masa Depan, merupakan pandangan hidup yang akan datang. Contoh : Amir dan Budi adalah dua anak pandai dalam satu kelas,  keduanya bercita-cita menjadi sarjana. Amir anak orang yang cukup kaya. sehingga dalam mencapai cita-citanya tidak mengalami hambatan. Malahan dapat dikatakan bahwa kondisi ekonomi orang tuanya merupakan faktor yang menguntungkan atau memudahkan mencapai cita-cita si amir. sebaliknya dengan Budi yang orang tuanya ekonominya lemah, menyebabkan ia tidak mampu mencapai cita-citanya. Ekonomi orang tua budi yang lemah merupakan hambatan bagi Budi dalam mencapai cita-citanya.                                                                                                                                                              
  2. Kebajikan atau kebaikan atau perbuatan yang mendatangkan kebaikan pada hakekatnya  sama dengan perbuatan moral, perbuatan yang sesuai dengan norma-norma agama dan etika. Contoh :Budi tidak setuju didepan rumahnya diperlebar, karena harus memotong bagian depan rumahnya. tatapi masyarakat kampung mengusulkan dan telah disetujui jalan itu harus diperlebar demi keamanan. Akhirnya karena desakan seluruh warga, dengan sangat terpaksa Budi menyetujuinya.Faktor-Faktor yang mempengaruhi seseorang :  Pembawaan (heriditas), Lingkungan (Environment), dan Pengalaman. 
  3. Usaha atau Perjuangan adalah kerja keras untuk mewujudkan cita-cita. Setiap manusia harus kerja keras untuk kelanjutan hidupnya. Sebagian hidup manusia adalah Usaha/Perjuangan. Perjuangan untuk hidup, dan ini sudah kodrat manusia. Tanpa usaha/perjuangan, manusia tidak dapat hidup sempurna. Contoh : seorang ayah untuk dapat menghidupi keluarganya , ia Berusaha dan Bejuang keras mencari Nafkah agar Kebutuhannya dapat terpenuhi.
  4. Keyakinan/kepercayaan yang menjadi dasar pandangan hidup berasal dari akal atau kekuasaan Tuhan. Menurut Prof.Dr.Harun Nasution, ada tiga aliran filsafat, yaitu aliran naturalisme, aliran intelektualisme, dan aliran gabungan. 

Artikel Manusia dan Pandangan Hidup

Muslim Amerika: Aksi Tsarnaev Bersaudara Tak Ada Kaitan dengan Islam



Boston - Serangan bom yang dilakukan kakak-beradik Tamerlan dan Dzhokhar Tsarnaev membuat khawatir umat muslim yang tinggal di Amerika Serikat (AS), khususnya di Boston. Mereka pun menegaskan, serangan yang dilakukan oleh Tsarnaev bersaudara tidak ada hubungannya dengan ajaran Islam di AS.

Jamaah dari masjid di kawasan Cambridge, yang pernah didatangi oleh Tamerlan, merasa perlu untuk memberikan penjelasan kepada dunia bahwa: ideologi yang diyakini Tamerlan, tidak berasal dari masjid-masjid lokal yang ada di AS. Demikian seperti dilansir AFP, Rabu (24/4/2013).

Ada dua masjid yang pernah didatangi Tamerlan, yakni masjid kecil, Islamic Society of Boston dan masjid yang lebih besar, Islamic Society of Boston Cultural Center. Menurut pihak pengelola masjid, Tamerlan mulai rajin salat di masjid tersebut sekitar 1 tahun lalu.

Sedangkan sang adik, Dhzokhar, diketahui jarang terlihat di masjid, baik seorang diri maupun bersama sang kakak. "Kami hanya pernah melihatnya (Dzhokhar-red) sekali bersama kakaknya," tutur Direktur Islamic Society of Boston Cultural Center, Yusufi Vali.

Menurut Vali, Tamerlan termasuk jarang menghadiri kegiatan keagamaan yang digelar di masjid tersebut. Dikatakan Vali, selain Tamerlan, jamaah masjid tidak pernah melihat istri Tamerlan atau saudara perempuan ataupun anggota keluarga Tsarnaev yang lain mendatangi masjid tersebut.

"Islam sepenuhnya menentang kekerasan, imam di masjid kami selalu menjelaskan hal tersebut. Hal-hal yang dilakukan pemuda-pemuda ini benar-benar memalukan," ucap Vali yang merupakan warga asli Boston.

Secara terpisah, seorang imam masjid di Cambridge, Nicole Mossalam ikut mengomentari aksi Tsarnaev bersaudara. Menurut Mossalam, dirinya tidak pernah melihat adanya benih-benih pergerakan ekstremisme di wilayah Boston.

"Kami komunitas yang sangat terbuka, sangat beragam, dan mengikuti arus utama," jelasnya.

"Jika memang elemen seperti itu (ekstremisme-red) memang ada di sini, pasti bukan berasal dari masjid di sini," imbuh Mossalam.

(nvc/ita)

Sumber



Opini : 

Sungguh sangat disayangkan perbuatan kakak beradik ini, mungkin mereka berniat jihad atas nama islam namun hal yang mereka lakukan sangatlah salah dan menyimpang dari ajaran islam. "Islam sepenuhnya menentang kekerasan" merupakan pernyataan benar sesuai dengan ajaran islam selama ini tak ada kekerasan apalagi dalam bentuk jihad yang merugikan orang lain.

Perbuatan semacam ini akan banyak menimbulkan opini negatif dari masyarakat terutama tentang islam. Banyak orang yang menghubungkan hal semacam teroris dengan islam, padahal itu semua salah. Teroris bisa siapa saja dan dimana saja. Tidak menjurus kepada agama, suku, ataupun ras tertentu.




Sabtu, 04 Mei 2013

Manusia dan Keadilan

Keadilan adalah kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu hal, baik menyangkut benda atau orang. Menurut sebagian besar teori, keadilan memiliki tingkat kepentingan yang besar. John Rawlsfilsuf Amerika Serikat yang dianggap salah satu filsuf politik terkemuka abad ke-20, menyatakan bahwa "Keadilan adalah kelebihan (virtue) pertama dari institusi sosial, sebagaimana halnya kebenaran pada sistem pemikiran". Tapi, menurut kebanyakan teori juga, keadilan belum lagi tercapai: "Kita tidak hidup di dunia yang adil". Kebanyakan orang percaya bahwa ketidakadilan harus dilawan dan dihukum, dan banyak gerakan sosial dan politis di seluruh dunia yang berjuang menegakkan keadilan. Tapi, banyaknya jumlah dan variasi teori keadilan memberikan pemikiran bahwa tidak jelas apa yang dituntut dari keadilan dan realita ketidakadilan, karena definisi apakah keadilan itu sendiri tidak jelas. keadilan intinya adalah meletakkan segala sesuatunya pada tempatnya

Artikel Manusia dan Keadilan


Eksekusi Susno Duadji, Fungsi Polisi Bukan Lindungi Terpidana




Jakarta - Sikap polisi yang terkesan menghalangi eksekusi Susno Duadji banyak mendapat kritikan. Polisi dinilai lebih melindungi seorang terpidana daripada menegakkan hukum.

"Jadi menurut saya, yang paling penting Kapolri harus bertindak dong, karena pemerintah tidak boleh ikut serta, karena fungsi polisi bukan melindungi orang yang terpidana, dia mendirikan hukum. Coba lihat UU Polri," ujar Dosen Hukum Universitas Pelita Harapan, Frans H Winarta, saat ditemui di Gedung SMESCO, Jl Gatot Subroto Jakarta Selatan, Kamis (25/4/2013).

Lebih lanjut, Frans menilai tindakan anggota Polda Jawa Barat tersebut tidak sesuai dengan fungsi yang sesungguhnya. Menurut Frans, penegakan hukum seharusnya diberikan kepada masyarakat, bukan kepada anggota Polri sendiri.

Dalam kasus Susno ini, proses hukumnya sudah mencapai tahap final sehingga harus ditegakkan. Jika tidak demikian, lanjut Frans, maka akan mengganggu atau merusak keadilan yang sudah diperoleh.

"Kalau dia sudah bersalah, tapi tidak masuk seperti justice delayed, justice denied. Keadilan yang ditunda adalah keadilan yang diabaikan. Itu asas," ucapnya.

"Masa polisi bilang nanti dulu, kan ada asas dalam hukum pidana, kalau salah cepat diadili, kalau tidak salah cepat dilepaskan," tandas anggota KHN (Komisi Hukum Nasional) ini.


OPINI :

Miris, mungkin itu kata yang tepat untuk menggambarkan kondisi kasus ini. Bagaimana tidak, polisi yang seharusnya melindungi hukum malah terkesan tidak menaati hukum. Bukan hal aneh lagi di Indonesia jika hukum dapat dibeli dengan uang, keadilan tidak berlaku untuk rakyat kecil. 

Beginilah jika ilmu dan kekuasaan berada di tangan orang yang salah, bukan perkara sulit bagi mereka untuk melakukan perbuatan jahat. Saling menutupi untuk melindungi dari hukum. Polisi seharusnya mengayomi masyarakat, bukan sebaliknya dan hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu.

Sumber