Kamis, 21 Januari 2016

Analis Website Government Bangka Belitung Kab.Bangka dan Belitung Timur

Secara keseluruhan, kelengkapan website e-government Provinsi Bangka Belitung sudah cukup baik, website mereka memiliki keunggulan dalam informasi geografi, yang mana lebih lengkap dibanding dengan kedua website lainnya. Namun, adapun kekurangan yang dimiliki oleh website ini, yaitu tidak tersedianya informasi mengenai pemerintahan daerah, peta, peraturan, dan buku tamu, dimana kondisi ini hampir sama dengan website Kabupaten Belitung Timur, bedanya adalah Kabupaten Belitung Timur mencantumkan biodata pemimpin daerahnya. Website ini memiliki informasi menu utama dan informasi tambahan fasilitas kedua setelah Kabupaten Bangka. Tetapi website ini unggul menyaingi kedua website lainnya dalam desain serta penyediaan hubungan dan tingkatan informasinya. Dan, dibandingkan dengan kedua website lainnya, website ini memiliki total nilai tertinggi.
            Untuk website Kabupaten Bangka, Kabupaten Bangka memiliki website yang memiliki kelengkapan yang sangat baik. Berbeda dengan kedua website lainnya, Kabupaten Bangka memiliki forum milik sendiri, menyertai pemerintahan daerah serta kebijakan/perdanya.Namun, tidak hanya kelebihan, website ini juga memiliki kekurangan, contohnya adalah bioadata pemimpin daerah tidak dicantumkanseperti website Kabupaten Belitung Timur, dan geografi pada website tersebut masih kurang dibandingkan dengan website Bangka Belitung. Website ini jg memiliki keunggulan lain, yaitu terdapat pada informasi menu utama dan informasi tambahan dalam website yang mengungguli kedua website lainnya.
            Website yang terakhir adalah Kabupaten Belitung Timur, secara keselurhan website ini mirip dengan website sebelumnya, namun kelengkapan website ini bisa dilihat lebih rendah dari kedua website sebelumnya. Tetapi, ada hal penting yang dimiliki oleh website ini yang tidak dimiliki kedua website lainnya, yaitu biodata dari pemimpin daerahnya, penyertaan biodata sangat pentingagar pengunjung website mengetahui siapakah sosok sebenarnya pemimpin daerah tersebut, dan hal inilah keunggulan terkuat dalam website ini. Dalam analisis web, website ini menduduki peringkat ketiga, namun website ini tetap memiliki aksesibilitas yang sama dengan website lainnya.


Kesimpulan:

            Berdasarkan ketiga website e-government yang sudah kami analisa, web milik provinsi Bangka Belitung memiliki keunggulan pada aspek Design, Penyediaan hubungan, dan jumlah tingkatan informasi dengan nilai masing-masing 61, 74 dan 65. Untuk web milik kabupaten Bangka memiliki keunggulan pada aspek Informasi menu utama dan Informasi tambahan dalam web dengan nilai masing-masing 72 dan 71. Sedangkan untuk website milik Belitung Timur semua aspeknya memiliki nilai yang lebih rendah dibanding dua website sebelumnya. Secara keseluruhan website milik Provinsi Bangka Belitung memiliki nilai paling tinggi yaitu 71,57 diikuti oleh website milik kabupaten Bangka dengan nilai 70,32 dan terakhir website milik kabupaten Belitung Timur dengan nilai 52,2.

Selasa, 12 Januari 2016

Pentingnya Manajemen Kontrol Kamanan pada sistem



Manajemen informasi adalah kunci dari kesuksesan yang kompetitif dalam semua sektor ekonomi.Karena kelangsungan sebuah bisnis dipengaruhi oleh informasi yang termanajemen dengan baik. Informasi ini disajikan dalam berbagai format seperti : catatan, lisan, elektronik, pos,maupun audio visual.





Pengontrolan ditujukan untuk memastikan bahwa CBIS telah diimplementasikan seperti yang direncanakan, system beroperasi seperti yang dikehendaki, dan operasi tetap dalam keadaan aman dari penyalahgunaan atau gangguan.
Properti Sistem Yang Memberikan Keamanan Sebuah system harus mempunyai tiga property (sifat), yaitu :
  • Integritas, system akan mempunyai integritas bila ia berjalan menurut spesifikasinya. Perancang system berusaha untuk mengembangkan system yang mempunyai integritas fungsional, yaitu kemampuan untuk melanjutkan operasi, apabila salah satu atau lebih dari komponennya tidak berjalan.

  • Audibilitas, ia akan bersifat audible jika ia memiliki visibilitas dan accountability (daya perhitungan). Bila system memiliki audibilitas maka mudah bagi seseorang untuk memeriksa, memverifikasi atau menunjukkan penampilannya.

  • Daya kontrol, daya kontrol memungkinan manajer untuk menangani pengerahan atau penghambatan pengaruh terhadap system. Teknik yang efektif untuk mendapatkan daya kontrol system ini adalah dengan membagi system menjadi subsistem yang menangani transaksi secara terpisah.



Tujuan manajemen informasi adalah untuk melindungi kerahasiaan, integritas dan ketersediaan informasi. Dengan tumbuhnya berbagai penipuan, spionase, virus, dan hackers mengancam informasi bisnis manajemen, hal ini disebabkan keterbukaan informasi dan kurangnya kendali/control yang dilakukan melalui teknologi informasi modern. Sebagai konsekuensinya ,

Mengapa Perlu Adanya Manajemen Kontrol Sistem?
Keamanan Informasi adalah suatu upaya untuk mengamankan aset informasi yang dimiliki. Kebanyakan orang mungkin akan bertanya, mengapa “keamanan informasi” dan bukan “keamanan teknologi informasi” atau IT Security.


Kedua istilah ini sebenarnya sangat terkait, namun mengacu pada dua hal yang sama sekali berbeda. “Keamanan Teknologi Informasi” atau IT Security mengacu pada usaha-usaha mengamankan infrastruktur teknologi informasi dari gangguan-gangguan berupa akses terlarang serta utilisasi jaringan yang tidak diizinkan

Berbeda dengan “keamanan informasi” yang fokusnya justru pada data dan informasi milik perusahaan Pada konsep ini, usaha-usaha yang dilakukan adalah merencanakan, mengembangkan serta mengawasi semua kegiatan yang terkait dengan bagaimana data dan informasi bisnis dapat digunakan serta diutilisasi sesuai dengan fungsinya serta tidak disalah gunakan atau bahkan dibocorkan ke pihak-pihak yang tidak berkepentingan.

Keamanan informasi terdiri dari perlindungan terhadap aspek-aspek berikut:
  • Confidentiality (kerahasiaan) aspek yang menjamin kerahasiaan data atau informasi, memastikan bahwa informasi hanya dapat diakses oleh orang yang berwenang dan menjamin kerahasiaan data yang dikirim, diterima dan disimpan.

  • Integrity (integritas) aspek yang menjamin bahwa data tidak dirubah tanpa ada ijin fihak yang berwenang (authorized), menjaga keakuratan dan keutuhan informasi serta metode prosesnya untuk menjamin aspek integrity ini.

  • Availability (ketersediaan) aspek yang menjamin bahwa data akan tersedia saat dibutuhkan, memastikan user yang berhak dapat menggunakan informasi dan perangkat terkait (aset yang berhubungan bilamana diperlukan).


Keamanan informasi diperoleh dengan mengimplementasi seperangkat alat kontrol yang layak, yang dapat berupa kebijakan-kebijakan, praktek-praktek, prosedur-prosedur, struktur-struktur organisasi dan piranti lunak.

Informasi yang merupakan aset harus dilindungi keamanannya. Keamanan, secara umum diartikan sebagai “quality or state of being secure-to be free from danger”. Untuk menjadi aman adalah dengan cara dilindungi dari musuh dan bahaya. Keamanan bisa dicapai dengan beberapa strategi yang biasa dilakukan secara simultan atau digunakan dalam kombinasi satu dengan yang lainnya. Strategi keamanan informasi memiliki fokus dan dibangun pada masing-masing ke-khusus-annya. Contoh dari tinjauan keamanan informasi adalah:

  • Physical Security yang memfokuskan strategi untuk mengamankan pekerja atau anggota organisasi, aset fisik, dan tempat kerja dari berbagai ancaman meliputi bahaya kebakaran, akses tanpa otorisasi, dan bencana alam.

  • Personal Security yang overlap dengan ‘phisycal security’ dalam melindungi orang-orang dalam organisasi.

  • Operation Security yang memfokuskan strategi untuk mengamankan kemampuan organisasi atau perusahaan untuk bekerja tanpa gangguan.

  • Communications Security yang bertujuan mengamankan media komunikasi, teknologi komunikasi dan isinya, serta kemampuan untuk memanfaatkan alat ini untuk mencapai tujuan organisasi.

  • Network Security yang memfokuskan pada pengamanan peralatan jaringan data organisasi, jaringannya dan isinya, serta kemampuan untuk menggunakan jaringan tersebut dalam memenuhi fungsi komunikasi data organisasi.
Sumber : reffliansii.blogspot.com