Lestarikan budaya Betawi dimulai melalui muatan lokal
Sindonews.com - Rencananya pembangunan Jakarta akan diarahkan pada basis budaya Betawi. Hal ini sangat diapresiasi oleh banyak pihak, namun perlu adanya suatu persiapan dari Pemprov DKI sendiri, agar deskripsi mengenai Betawi sendiri jelas.
Hal ini diungkapkan JJ Rizal sejarawan nasional, saat mengikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi DKI Jakarta Tahun 2013-2017, di Gedung Agung, Balai Kota.
"Rencana strategis Betawi sebagai kultur jakarta saya nggak liat. Cara mendeskripsikan betawi apa," tutur Rizal, Selasa (5/2/2013).
Menurutnya, medium yang efektif untuk mulai menjadikan Jakarta sebagai kota dengan basis budaya Betawi, sebaiknya dimulai dari muatan lokal untuk merangsang anak-anak.
"Medium paling efektif yakni muatan lokal karena orang tua akan berperan nanti," jelas Rizal.
Ia menambahkan, DKI Jakarta perlu memiliki sekolah yang dengan muatan lokal yang nantinya bisa dikolaborasi, dengan berbagai kebudayaan mengingat Jakarta memiliki heterogenitas masyarakat yang tinggi.
"Kalau sekolah ini punya muatan lokal, itu perlu diajarkan kebudayaan betawi yang nantinya akan dikolaborasi dengan berbagai kebudayaan mancanegara maupun Indonesia," tuturnya.
Hal ini diungkapkan JJ Rizal sejarawan nasional, saat mengikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi DKI Jakarta Tahun 2013-2017, di Gedung Agung, Balai Kota.
"Rencana strategis Betawi sebagai kultur jakarta saya nggak liat. Cara mendeskripsikan betawi apa," tutur Rizal, Selasa (5/2/2013).
Menurutnya, medium yang efektif untuk mulai menjadikan Jakarta sebagai kota dengan basis budaya Betawi, sebaiknya dimulai dari muatan lokal untuk merangsang anak-anak.
"Medium paling efektif yakni muatan lokal karena orang tua akan berperan nanti," jelas Rizal.
Ia menambahkan, DKI Jakarta perlu memiliki sekolah yang dengan muatan lokal yang nantinya bisa dikolaborasi, dengan berbagai kebudayaan mengingat Jakarta memiliki heterogenitas masyarakat yang tinggi.
"Kalau sekolah ini punya muatan lokal, itu perlu diajarkan kebudayaan betawi yang nantinya akan dikolaborasi dengan berbagai kebudayaan mancanegara maupun Indonesia," tuturnya.
OPINI :
Rencana pembangunan Jakarta yang akan diarahkan pada basis budaya betawi merupakan hal positif yang harus diapresiasi terutama oleh warga Jakarta itu sendiri. Seperti yang kita ketahui, Jakarta sebagai Ibukota Indonesia sangatlah kental dengan kebudayaan betawi. Perencanaan pembangunan ini sangatlah tepat mengingat generasi kebudayaan sekarang yang sudah mulai pudar akibat arus globalisasi yang tak terbendungi.
Peran pemerintah dalam hal ini haruslah kita dukung sebagai bentuk pelestarian kebudayaan asli Indonesia. Khususnya untuk generasi muda yang harus menanamkan rasa cinta pada budaya lokal. Jadi tidak ada salahnya kita turut melestarikan kebudayaan Indonesia mulai dari sekarang.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar